Selasa, 14 Mei 2019

Kecanduan Smartphone Dapat Mengganggu Kualitas Tidur Anda


Kecanduan Smartphone Dapat Mengganggu Kualitas Tidur Anda

       Pada era globalisasi saat ini, smartphone sudah sangat popular di kehidupan masyarakat. Menurut Ericsson Mobility Report tahun 2013 pengguna smartphone mencapai 1,9 miliar (27% dari populasi dunia), dan diprediksi jumlah pengguna smartphone akan terus meningkat.
Smartphone digunakan untuk meningkatkan intensitas komunikasi dan memulai hubungan sosial. Selain itu, smartphone juga biasa digunakan untuk mengisi waktu senggang Anda, seperti melihat media sosial (seperti: facebook, twitter, whatsapp, dll)  yang Anda miliki, bermain game online maupun offline, menjelajah internet, melanjutkan menonton episode drama favorit Anda dan masih banyak lagi. Bahkan, saat Anda kesulitan untuk tidur malam, smartphone biasanya menjadi benda yang diambil untuk menemani Anda.
Tapi tahukah Anda, dari banyak kegiatan yang dapat dilakukan menggunakan smartphone, hal-hal tersebut dapat menyebabkan Anda menjadi kecanduan smartphone sehingga mempengaruhi kualitas tidur?
Kecanduan smartphone merupakan penggunaan smartphone secara berlebihan, membuat Anda bergantung pada smartphone dan juga membuat Anda resah dan tak sabaran ketika tidak menggunakan smartphone. Menurut penelitian Kwon, dkk (2013) mengemukakan bahwa kecanduan smartphone yang tinggi dapat mengganggu kehidupan sehari-hari (daily life disturbance) seperti tidak mengerjakan pekerjaan yang telah direncanakan, sulit berkonsentrasi, menderita sakit kepala ringan, menderita sakit di pergelangan tangan atau dibelakang leher dan mengalami gangguan tidur
Salah satu dampak negatif dari penggunaan smartphone yang berlebihan adalah dapat mengganggu tidur dari seseorang. Padahal tidur merupakan kebutuhan setiap manusia. Kualitas tidur yang baik berperan penting untuk kesehatan dan kesejahteraan seseorang, sebaliknya kualitas tidur yang buruk akan mendatangkan dampak yang negatif untuk tubuh seseorang.
National Sleep Foundation (NSF) merekomendasikan waktu tidur yang ideal bagi remaja yaitu 8-10 jam per malam (NSF, 2018). Bila jumlah waktu yang dibutuhkan untuk tidur tidak tercukupi, maka dapat terjadi gangguan  tidur. Dalam suatu penelitian yang telah dilakukan oleh Hidayat (2013) diketahui bahwa rata-rata seseorang tidur setiap harinya berkisar <8 jam, bahkan ada beberapa individu yang tidur hanya sekitar 4-5 jam setiap harinya. Mereka mengatakan hal tersebut terjadi karena merekai tidak mampu untuk mengendalikan penggunaan smartphone diantaranya secara terus menerus mengoperasikan smartphone sehingga mengurangi durasi serta kualitas tidur yang dimiliki.
Perilaku kecanduan penggunaan smartphone menyebabkan fokus seseorang terpaku pada satu hal yang disenangi seperti ponsel dan waktu untuk tidur digunakan bermain dengan smartphone, sehingga mengganggu kualitas tidur dari individu yang bersangkutan. Mekanisme lain yang menjelaskan hal tersebut yaitu paparan sinar terang dari layar smartphone (Blue-light) dapat menghambat sekresi melatonin sehingga dapat membuat individu menunda rasa mengantuk. Selain itu, paparan cahaya layar smartphone juga menimbulkan penundaan terhadap ritme sikardian sebagai penentu jam biologis tubuh seperti tidur, pola makan, suhu tubuh, produksi hormon, produksi urin dan lain-lain. Penggunaan smartphone hingga larut malam tersebut, dapat menyebabkan Anda sulit berkonsentrasi serta kurang bersemangat untuk menjalani aktivitas keesokan harinya.
            Dari hal tersebut tentunya penggunaan smartphone yang berlebihan dan terus-menerus tidak baik untuk kualitas tidur kemudian akan berpengaruh terhadap kesehatan Anda. Para ahli menyarankan untuk berhenti menggunakan smartphone, setidaknya 2-3 jam sebelum tidur. Hal ini, akan membuat Anda memiliki jam tidur yang teratur serta memperbaiki kualitas tidur Anda. Selain itu, akan membuat Anda lebih segar dan bersemangat pada keesokan harinya.

....................................................................................................................................

Nama : Nurul Novtiana Sabilah
NIM : C1AA18086


1 B
Prodi Sarjana Keperawatan
....................................................................................................................................


Referensi

Pandey, C, M., Ratag, B, T., Langi, F, L, F, G. 2019. Hubungan Antara Kecanduan Smartphone dengan Kualitas Tidur Pada Siswa SMA Negeri 1 Maesaan Kabupaten Minahasa Selatan. Jurnal KESMAS, Vol 8, No 2.
Tarlemba, F., Asrifuddin, A., Langi, F, L, F, G. 2018. Hubungan Tingkat Stres dan Kecanduan Smartphone dengan Gangguan Kualitas Tidur Pada Remaja di SMA Negeri 9 Binsus Manado. Jurnal KESMAS, Vol 7, No 5.
Yolanda, A, A., Wuryanto, M, A., Kusariana, N., Saraswati, L, D. 2019. Hubungan Aktivitas Fisik, Screen Based Activity dan Sleep Hygien dengan Kualitas Tidur Pada Remaja Usia 15-18 Tahun (Studi pada Siswa di SMA Negeri 1 Ungaran). Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), Vol 7, No 1.
Demirci, K., Akgonul, M., Akpinar, A., 2015. Relationship of Smartphone Use Severity with Sleep Quality, Depression, and Anxiety in University Students. Journal of Behavoral Addictions 4(2).
Radek, K, S., Borek, E., Coons, D., Mohama, S. 2019. Smart Technology and Not So Smart Sleep Quality. Psychology Research and Applications, Vol. 1, No.1.



Kecanduan Smartphone Dapat Mengganggu Kualitas Tidur Anda

Kecanduan Smartphone Dapat Mengganggu Kualitas Tidur Anda        Pada era globalisasi saat ini, smartphone sudah sangat popular di ke...