Kecanduan Smartphone Dapat Mengganggu Kualitas Tidur Anda
Pada
era globalisasi saat ini, smartphone
sudah sangat popular di kehidupan masyarakat. Menurut Ericsson Mobility Report tahun 2013 pengguna smartphone mencapai 1,9 miliar (27% dari
populasi dunia), dan diprediksi jumlah pengguna smartphone akan terus
meningkat.
Smartphone
digunakan untuk meningkatkan intensitas komunikasi dan memulai hubungan sosial.
Selain itu, smartphone juga biasa
digunakan untuk mengisi waktu senggang Anda, seperti melihat media sosial (seperti:
facebook, twitter, whatsapp, dll) yang
Anda miliki, bermain game online maupun offline, menjelajah internet,
melanjutkan menonton episode drama favorit Anda dan masih banyak lagi. Bahkan,
saat Anda kesulitan untuk tidur malam, smartphone
biasanya menjadi benda yang diambil untuk menemani Anda.
Tapi
tahukah Anda, dari banyak kegiatan yang dapat dilakukan menggunakan smartphone, hal-hal tersebut dapat
menyebabkan Anda menjadi kecanduan smartphone
sehingga mempengaruhi kualitas tidur?
Kecanduan
smartphone merupakan penggunaan smartphone
secara berlebihan, membuat Anda bergantung pada smartphone dan juga membuat Anda resah dan tak sabaran ketika tidak
menggunakan smartphone. Menurut
penelitian Kwon, dkk (2013) mengemukakan bahwa kecanduan smartphone yang
tinggi dapat mengganggu kehidupan sehari-hari (daily life disturbance)
seperti tidak mengerjakan pekerjaan yang telah direncanakan, sulit
berkonsentrasi, menderita sakit kepala ringan, menderita sakit di pergelangan
tangan atau dibelakang leher dan mengalami gangguan tidur
Salah
satu dampak negatif dari penggunaan smartphone
yang berlebihan adalah dapat mengganggu tidur dari seseorang. Padahal tidur
merupakan kebutuhan setiap manusia. Kualitas tidur yang baik berperan penting
untuk kesehatan dan kesejahteraan seseorang, sebaliknya kualitas tidur yang
buruk akan mendatangkan dampak yang negatif untuk tubuh seseorang.
National
Sleep Foundation (NSF) merekomendasikan waktu tidur yang
ideal bagi remaja yaitu 8-10 jam per malam (NSF, 2018). Bila jumlah waktu yang
dibutuhkan untuk tidur tidak tercukupi, maka dapat terjadi gangguan tidur. Dalam suatu penelitian yang telah dilakukan
oleh Hidayat (2013) diketahui bahwa rata-rata seseorang tidur setiap harinya
berkisar <8 jam, bahkan ada beberapa individu yang tidur hanya sekitar 4-5
jam setiap harinya. Mereka mengatakan hal tersebut terjadi karena merekai tidak
mampu untuk mengendalikan penggunaan smartphone diantaranya secara terus
menerus mengoperasikan smartphone sehingga mengurangi durasi serta
kualitas tidur yang dimiliki.
Perilaku kecanduan penggunaan smartphone menyebabkan
fokus seseorang terpaku pada satu hal yang disenangi seperti ponsel dan waktu
untuk tidur digunakan bermain dengan smartphone, sehingga mengganggu kualitas tidur dari individu yang
bersangkutan. Mekanisme lain yang menjelaskan hal tersebut yaitu paparan sinar
terang dari layar smartphone (Blue-light) dapat menghambat
sekresi melatonin sehingga dapat membuat individu menunda rasa mengantuk. Selain
itu, paparan cahaya layar smartphone juga menimbulkan penundaan terhadap ritme
sikardian sebagai penentu jam biologis tubuh seperti tidur, pola
makan, suhu tubuh, produksi hormon, produksi urin dan lain-lain. Penggunaan
smartphone hingga larut malam tersebut, dapat menyebabkan Anda sulit
berkonsentrasi serta kurang bersemangat untuk menjalani aktivitas keesokan
harinya.
Dari hal tersebut tentunya
penggunaan smartphone yang berlebihan
dan terus-menerus tidak baik untuk kualitas tidur kemudian akan berpengaruh
terhadap kesehatan Anda. Para ahli menyarankan untuk berhenti menggunakan smartphone, setidaknya 2-3 jam sebelum
tidur. Hal ini, akan membuat Anda memiliki jam tidur yang teratur serta
memperbaiki kualitas tidur Anda. Selain itu, akan membuat Anda lebih segar dan
bersemangat pada keesokan harinya.
Nama : Nurul Novtiana Sabilah
....................................................................................................................................
Nama : Nurul Novtiana Sabilah
NIM : C1AA18086
1 B
Prodi Sarjana Keperawatan
....................................................................................................................................
Referensi
Pandey,
C, M., Ratag, B, T., Langi, F, L, F, G. 2019. Hubungan Antara Kecanduan
Smartphone dengan Kualitas Tidur Pada Siswa SMA Negeri 1 Maesaan Kabupaten
Minahasa Selatan. Jurnal KESMAS, Vol 8,
No 2.
Tarlemba,
F., Asrifuddin, A., Langi, F, L, F, G. 2018. Hubungan Tingkat Stres dan
Kecanduan Smartphone dengan Gangguan Kualitas Tidur Pada Remaja di SMA Negeri 9
Binsus Manado. Jurnal KESMAS, Vol 7, No
5.
Yolanda,
A, A., Wuryanto, M, A., Kusariana, N., Saraswati, L, D. 2019. Hubungan
Aktivitas Fisik, Screen Based Activity dan
Sleep Hygien dengan Kualitas Tidur
Pada Remaja Usia 15-18 Tahun (Studi pada Siswa di SMA Negeri 1 Ungaran). Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), Vol
7, No 1.
Demirci,
K., Akgonul, M., Akpinar, A., 2015. Relationship of Smartphone Use Severity
with Sleep Quality, Depression, and Anxiety in University Students. Journal of Behavoral Addictions 4(2).
Radek,
K, S., Borek, E., Coons, D., Mohama, S. 2019. Smart Technology and Not So Smart
Sleep Quality. Psychology Research and
Applications, Vol. 1, No.1.